G<rasi_ku
Grup band Garasi bisa dibilang grup instan. Sebabnya mereka terbentuk dari skenario film berjudul sama. Tetapi pada kenyataannya band yang terdiri dari Fedi Nuril (kibor, programer), Ayu Ratna (vokal,gitar) dan Aries Budiman (dram) benar-benar bisa main musik. Bahkan musik yang ada dalam film tersebut merupakan karya mereka sendiri. Band ini memang bukan band biasa.
Band ini terbentuk hasil dari audisi Miles Films untuk mencari pemeran film mereka berjudul Garasi. Syarat utama yang ditetapkan perusahaan film yang sudah menghasilkan sejumlah film layar lebar seperti Petualangan Sherina, Ada Apa Dengan Cinta, Eliana Eliana dan Gie itu adalah peserta harus bisa memainkan alat musik. Ternyata yang terpilih, selain Fedi yang pernah tampil dalam film Mengejar Matahari, Inikah Rasanya Cinta dan Janji Joni, adalah dua wajah baru. Ayu adalah mantan peserta Indonesian Idol 2005 sedangkan Aries awalnya adalah pemain dram grup Omelet yang berulang kali terpilih sebagai dramer terbaik dalam sejumlah kompetisi tingkat nasional.
Rupanya perbedaan latar belakang itu tidak menghalangi mereka untuk bersatu. Ketika mereka diminta untuk jamming bersama, senyawa sebuah grup dengan cepat terbangun. "Awalnya kita tidak saling kenal. Namun ketika diminta untuk main musik bersama, kami melihat bahwa masing-masing bisa memainkan instrumen dengan baik. Tidak jago-jago banget, tapi rapi. Dari sanalah kami mencoba untuk saling mengisi dan memahami," ungkap Aries, Ayu dan Fedi saat berkunjung ke Pembaruan belum lama ini.
Bahkan Fedi, tidak hanya mengandalkan kemampuan akting tetapi menunjukkan bahwa dirinya mampu memainkan instrumen musik terutama kibor, gitar dan piano dengan baik. "Saya sejak SMA sudah main band. Hanya saja, jalan nasib membawa saya terlebih dahulu menekuni dunia model dan akting. Di sinilah impian saya untuk jadi anak band terwujudkan," ucap Fedi yang memerankan tokoh Aga pendiri band Garasi dalam film tersebut.
Secara pribadi masing-masing menyukai warna musik yang berbeda. Seperti Aries yang suka dengan Led Zeppelin, Metallica dan Dream Theater. Sementara Ayu suka rock alternatif seperti My Chemical Romance. Sedang Fedi yang mengaku rock n roll sejati menyukai Rolling Stone. Perbedaan ini menjadi kendala ketika ada tuntutan bagi mereka untuk membuat lagu sendiri. Untung mereka mendapat bimbingan dari Andi Ayunir, musikus kawakan yang juga bertindak sebagai music director di film tersebut. Menurut Andi karena selera musik yang beda itu membuat warna musik Garasi menjadi unik.
Aletro
Garasi, mereka menyebut aliran musik mereka aletro yang artinya alternatif elektronik rock. Pasalnya musik mereka memang berdasarkan pada perpaduan musik elektronik yang dihasilkan melalui teknologi komputerisasi dengan koridor musik rock.
"Musik kami memang pada dasarnya rock, dengan sound elektronik karena itu disebut alternatif. Musik kami bukan rock banget. Musiknya keras tapi tetap enak didengar, tidak menggangu telinga," ucap Fedi yang dalam film itu berperan sebagai Aga, pendiri band Garasi.
Karena band ini awalnya dibentuk untuk keperluan film, maka musik yang mereka buat juga sesuai dengan skenario. Setelah selesai casting dan workshop akting, mereka hanya diberi waktu empat bulan untuk membuat enam lagu. "Awalnya kami membuat musik sesuai skenario. Dan itu sulit sekali. Namun kita mencoba menggabungkan ide yang sesuai dengan jiwa kami. Ternyata itu disetujui pihak produser," kata Aries yang berperan sebagai Awan di film tersebut.
Hal senada juga diungkapkan Ayu. Pemeran Gaia itu bahkan memasukan momen saat tokoh yang diperankan itu ditinggal ibunya menjadi inspirasi untuk lagu Hilang. "Jadi lebih mudah karena kita sudah tahu tema apa yang harus kita angkat. Kita tahu kapan kita harus sedih, kapan harus senang dan kapan harus marah sampai teriak-teriak. Kita hanya perlu benar-benar paham skenarionya," ungkap Ayu.
Bakat yang dipadu dengan kesempatan membuat karya musik mereka tidak asal. Lirik puitis mereka disuarakan dengan lantang dengan iringan musik cadas namun tetap nyaman di kuping. Mereka berani mengusung warna yang berbeda dengan tren musik yang sedang naik daun saat ini. Hal ini membuat pihak Miles Film kemudian mendorong mereka untuk menjadikan mereka band dalam arti yang sebenarnya. Di bawah bendera Miles Musik mereka bahkan diberikan kesempatan untuk membuat soundtrack film Garasi dalam bentuk album rekaman.
Tetapi Garasi ternyata tidak ingin berhenti sampai di sana. Mereka juga ingin menyatakan diri sebagai band yang sesungguhnya. Apalagi ketiga personelnya merasa solid dengan band ini. "Saya pribadi sih merasa nyaman di band ini. Bukan hanya karena kita nyambung banget tetapi karena saya merasa Fedi dan Ayu punya bakat dan potensi yang luar biasa di musik," ungkap Aries. Dia bahkan rela melepas posisi dia di band terdahulu demi Garasi. Fedi dan Ayu juga merasakan hal yang sama.
Apakah itu artinya mereka akan meneruskan karier mereka di musik dengan membuat album tanpa tergantung pada skenario ? "Yang pasti kita ngeliat dulu tanggapan masyarakat terhadap album pertama ini," ujar Fedi. Sebab mereka memang bukan band biasa! (W-10)